Showing posts with label NEWS. Show all posts
Showing posts with label NEWS. Show all posts

Saturday, March 13, 2021

JEJAK AWAL KIPRAH IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH DI KAB. BONE

 

Sejarah awal terbentuknya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah cabang Bone adalah pada periode 1981-1984 DPD IMM SULSELRA (Sulawesi Selatan - Tenggara), pada kepemimpinan DPD periode tersebut mereka melakukan kunjungan sebanyak dua kali ke Kab. Bone dalam rangka pembentukan IMM di Kab. Bone.

Kunjungan pertama yaitu pada tanggal 28 Juni 1983 dengan mengutus M. Arfah Bas'ha (Ketua Umum DPD IMM) dan Ahmad Sjukri (Departemen Kemahasiswaan DPD IMM). Pada kunjungan tersebut tidak seorangpun yang berkepentingan sempat ditemui baik PMD (Pimpinan Muhammadiyah Daerah) maupun unsur civitas akademika STKIP Muhammadiyah Bone.

Kunjungan kedua pada tanggal 25 maret 1984 dengan mengutus M. Arfah Bas'ha dan M. Nurdin Mas (Sekretaris Umum DPD IMM). Pada kesempatan itu diperoleh informasi dari dekan STKIP Muhammadiyah Bone bahwa di STKIP Muhammadiyah Bone sulit untuk dibentuk IMM, karena mahasiswanya 90% lebih pegawai negeri (Korpri), sedang kondisi Bone berbeda dengan daerah-daerah lain.

Namun dengan konsultasi penuh ukhuwah serta bantuan PMD Majlis PPK dan Drs. Zainuddin Sialla' (Sekretaris PMW, dosen STKIPM Bone) akhirnya diperoleh kesepakatan untuk memberikan kesempatan kepada DPD memberikan ceramah didepan Mahasiswa tentang ke-IMM-an. Pada acara tersebut turut memberikan sambutan Dekan STKIP, PMD Bone juga selaku Majlis PPK dan Drs. Zainuddin Sialla atas nama PMW (Pimpinan Muhammadiyah Wilayah), yang sepakat bahwa IMM sudah saatnya terbentuk di Kab. Bone, bahkan Dekan STKIP langsung menunjuk Badaruddin (Ketua Senat) sebagai formatur tunggal untuk menyusun pengurus IMM cabang Bone.

Inilah titik terang dan cikal bakal terbentuknya IMM Cabang Bone. Setelah mendapatkan amanat dari DPD IMM SULSELRA, Badaruddin sebagai formatur tunggal kemudian melaksanakan tugas tersebut dengan melengkapi struktural pimpinan yang akan menjadi partner kerjanya mengembangkan IMM di Kabupaten Bone.

Maka perjuangannya pun menuai hasil dan telah dibentuk struktural Pimpinan Cabang IMM Bone, sesuai dengan Surat Keputusan NO.388 DPD IMM SULSELRA mengamanahkan,

Ketua Umum             : Badaruddin Baso DM
Ketua I                        : A. M. Sulam MP
Ketua II                      : Baharuddin MK
Ketua III                     : Sirajuddin
Sekretaris Umum    : Amir Daus
Sekretaris I               : M. Alwi S
Sekretaris II             : M. Rusdi AP
Bendahara                : Bausatria
Wakil Bendahara    : Murlina Paduai

Langkah perjuangan selanjutnya adalah membentuk komisariat di kampus STKIP Muhammadiyah Bone. Ada banyak tantangan dan penuh perjuangan dalam hal ini untuk dapat diterima di masyarakat kampus, perkaderan awal yang dilakukan juga belum perkaderan seperti sekarang ini tapi dibingkai dalam bentuk Latihan Kepemimpinan kemudian dimasukkan pemahaman dan dakwah Muhammadiyah. Terbentuk kemudian dua komisariat yakni, Komisariat Jurusan Pendidikan Umum dan Sosial STKIP Muhammadiyah Bone.

Inilah langkah dan perjuangan awal Ikatan  Mahasiswa Muhammadiyah di Kabupaten Bone, setiap masa terdapat berbagai dinamika organisasi yang ditemui hingga hari ini. IMM terus eksis melebarkan sayap dakwah Islam Muhammadiyah dan dapat diterima dengan baik di masyarakat dengan sejumlah kader-kadernya yang tersebar dari daerah-daerah terkhusus di Kabupaten Bone ini.

Itu hanya secuil sejarah bagaimana Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah awal mulanya bisa eksis di kabupaten Bone.

Melihat sejauh ini, tinggal menghitung hari umur IMM di Kab. Bone mencapai 36 tahun, tentunya sejarah ini tidaklah seberapa jika dibanding sejarah sebenarnya, namun penulis berharap setidaknya tulisan ini dapat menjadi acuan awal sebagai informasi untuk menelisik lebih lagi sejarah IMM di Kab. Bone.

Dengan berbagai kendala, kurangnya informasi tertulis terkait sejarah tersebut membuat penulis cukup kesulitan untuk bisa mendapatkan informasi yang lebih mendetail. Dari beberapa diskusi dengan para kakanda hanya sumber dari LPJ DPD IMM SULSELRA Periode 1981-1984 tersebut yang dapat memberikan keterangan yang jelas.

Terdapat beberapa dokumen arsip yang menjadi pegangan oleh kakanda Badaruddin yang saat itu menjadi Ketum pertama, dan sudah diserahkan di kepemimpinan IMM beberapa periode lalu namun dokumen tersebut sejauh ini belum diketahui berada ditangan siapa.

Dan juga untuk mendapat sumber dari para kakanda generasi awal cukup sulit karena sebagian besar sudah tidak berdomisili di daerah Bone.

Penulis berharap, semoga sejarah yang singkat ini bisa menjadi literatur awal mengetahui sejarah awal mula IMM di Bone. Tentunya sejarah ini tidak hanya sampai pada tulisan ini, semoga kedepannya akan ada generasi yang senantiasa melanjutkan untuk melacak jejak sejarah ini.

JAS MERAH

 (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah)

Selamat Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ke-57, semoga senantiasa hidup dan eksis dimanapun berada. Senantiasa melebarkan sayap dakwahnya dan menjadi tonggak peradaban yang terkenang oleh sejarah. Fastabiqul Khaerat. IMM Jaya, Abadi Perjuangan Kami.



Penulis:

Akbar (Ketua Umum PC IMM Bone Periode 2020-2021)


Monday, November 2, 2020

Ekspansi Gerakan IMM Melalui DAD Non-PTM


Bone, IMM — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Arung Palakka IAIN Bone telah mengadakan Darul Arqam Dasar ke-VI yang bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah Bone, mengangkat tema "Terintegrasinya Nilai-nilai Tri Kompetensi IMM".

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober - 2 November 2020. Diikuti oleh peserta yang berasal dari beberapa fakultas/jurusan dari IAIN Bone dan juga dari Batari Toja.

Afni selaku Ketua Umum Pikom IMM Arung Palakka mengatakan bahwa DAD ini dilaksanakan untuk memperkenalkan IMM kepada mahasiswa khususnya yg berada pada non PTM.

"Selain itu juga agar mahasiswa bisa mengetahui seperti apa Muhammadiyah itu, apakah sama seperti yang dibicarakan oleh masyarakat di luar sana atau berbanding terbalik dengan realita yg mereka temukan dilapangan," tambah mahasiswa S2 Jurusan PAI IAIN Bone ini.

Sekretaris Bidang Organisasi PC IMM Bone Ananda Rezky Murliansyah mengatakan, "pergerakan Pikom IMM Arung Palakka ini dapat dikatakan minim pergerakan dalam beberapa periode terakhir, disebabkan oleh beberapa faktor sehingga berakibat juga pada proses perkembangan komisariat yang cukup lambat."

Dia mewakili PC IMM Bone berharap semoga setelah perkaderan DAD ini dapat menjadi awal perkembangan komisariat Arung Palakka dikarenakan juga Arung Palakka ini merupakan satu-satunya komisariat yang berasal dari Non-PTM yang berada di IMM Bone.



 

Monday, September 7, 2020

Bantu Korban Kebakaran, IMM Bone Aksi Kemanusiaan

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kab. Bone lakukan penggalangan dana untuk korban kebakaran di perempatan jl. Ahmad Yani (samping masjid Al Markas A Maa'rif) pada senin pagi (7/9/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk aksi kemanusiaan kader IMM Bone dalam membantu korban yang tertimpa musibah kebakaran.

Pada malam ahad lalu (5/9)2020) sekitar pukul 22.50 Wita, telah terjadi kebakaran yang menghanguskan 4 rumah warga masyarakat Kelurahan Maccege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

Berangkat dari hal tersebut kader-kader IMM Bone tergerak untuk melakukan penggalangan dana melalui arahan dan koordinasi dari bidang SPM (Sosial Pemberdayan Masyarakat) PC IMM Bone agar dapat membantu meringankan beban saudara-saudara yang menjadi korban kebakaran.

Ketua Bidang SPM, Ely Rahma mengatakan bahwa apa yang dialami oleh saudara-saudara kita juga merupakan tanggung jawab bersama sehingga perlunya bergerak bersama.

"Setidaknya sedikit bantuan kita semoga dapat mengurangi beban saudara kita yang sedang tertimpa musibah", harapnya.

Wednesday, September 2, 2020

Ngaji Feminisme, Memahami Gerakan Keperempuanan

IMM Bone, Watampone — Kajian IMMawati diadakan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Masjid Kh. Ahmad Dahlan Jl. Abu Deng Pasolong, Watampone pada Rabu Sore (2/9/20).

Kajian ini dibawakan oleh Kakanda IMMawati Rosdianah atau akrab disapa Kak Nisa dengan tema kajian "Feminisme Dalam Persepektif Islam".

Ketua Bidang IMMawati, Irmawati mengatakan bahwa kajian ini diadakan mengingat bahwa ini adalah kebutuhan IMMawati. Di Bone sendiri sangat jarang diadakan kajian keperempuanan sehingga IMMawati dapat dikatakan sangat minim pengetahuannya terkait gerakan keperempuanan.

"Semoga dengan adanya kajian ini mampu memberikan pemahaman kepada immawati terkait isu keperempuanan dan gerakan intelektual perempuan. Sebagai seorang IMMawati tidak hanya dituntut untuk memahami identitas sebagai seorang IMMawati, tapi juga perlu memahami hakikatnya sebagai seorang perempuan. Salah satu cara yaitu dengan perbanyak kajian-kajian keperempuanan atau pun kegiatan lain yg bisa mendukung itu", harapnya.

Kak Nisa selaku pemateri berharap semoga kajian khusus tema ini dapat berkelanjutan dan semoga PC IMM Bone dapat mengadakan kegiatan-kegiatan produktif lainnya.

 

Sunday, August 30, 2020

Perkuat Ideologi, PC IMM Bone Kajian Tarjih

 


IMM Bone, Watampone — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Bone mengadakan Kajian Ketarjihan Ahad siang, (30/8/2020) di Masjid Kh. Ahmad Dahlan jalan Abu Deng Pasolong, Watampone.

Sekretaris Bidang Tabligh, Nurul Ashiqin mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan agar kiranya warga Muhammadiyah lebih mengenal hukum-hukum yang diatur dalam buku Himpunan Putusan Tarjih.

Nurul Ashiqin juga berharap agar kiranya kajian ini dapat dimaksimalkan oleh seluruh warga persyarikatan dan dapat lebih memahami pembahasan mengenai ketarjihan.

"Kami berharap kajian ketarjihan ini bisa dimaksimalkan oleh seluruh kader Muhammadiyah dan dari kajian ini bisa memberikan pengetahuan yang luas mengenai apa itu tarjih sekaligus mampu memahami pembahasannya", tambahnya.

Ust. Ambo Rappe selaku pemateri kajian ini berharap agar kiranya kajian tidak hanya sampai pada waktu ini. Tapi bisa berkelanjutan dan dirutinkan.

Saturday, August 22, 2020

Pikom IMM Lappariaja mengadakan MUSYKOM ke-VI


Lappariaja, IMM Bone - Pimpinan Komisariat IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Lappariiaja melaksanakan Musykom (Musyawarah Komisariat) yang ke-VI.

Musykom dilaksanakan pada hari sabtu-ahad, 22-23 Agustus 2020 bertempat di Kampus D Lappariaja STKIP Muhammadiyah Bone.

Musyawarah komisariat ini mengangkat tema "Membangkitkan semangat pimpinan untuk meningkatkan totalitas berorganisasi dengan efektif".

IMMawati Masrina (Ketua Bidang Organisasi PC IMM Bone) menyampaikan bahwa Musykom ini sebagai manifestasi kita sebagai pimpinan IMM agar roda organisasi bisa senantiasa berjalan.

"Momentum musyawarah pergantian pimpinan ini adalah isyarat regenerasi kepemimpinan, menandakan bahwa organisasi ini berjalan dengan dinamis", ungkapnya.

Dia juga berharap agar kiranya nahkoda baru yang terpilih dapat senantiasa meningkatkan kualitas sesuai dengan tema yang diusung komisariat ini.

"Kami berharap agar pimpinan-pimpinan yang lahir nantinya dapat bergerak lebih progresif dan lebih baik lagi untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kader-kader IMM khususnya di Lapppariaja", ungkapnya lebih lanjut.

Demisioner Ketua Umum Komisariat IMM Lapri, IMMawan Andi Irham berharap periode sebelumnya agat dapat lebih baik lagi dalam melakukan pergerakan dan perubahan untuk IMM.

"Kepemimpinan kami selama satu periode ini belum banyak memberikan perubahan, untuk itu saya mengharapkan untuk kepemimpinan di periode berikutnya dapat melakukan yang terbaik dan memberi perubahan besar untuk IMM dengan agenda dan program kerja yang tepat sesuai kebutuhan kader-kader", tuturnya.

Adapun hasil musyawarah komisariat ini mengamanahkan IMMawati Dewi Arianti sebagai Ketua umum, IMMawati Fatmawati sebagai Sekretaris umum dan IMMawati Amelia Sakir sebagai Bendahara umum.



Thursday, July 30, 2020

IMM dan Lasizmu Kab. Bone Salurkan Langsung Bantuan ke Masamba serta Mengutus Relawan


Masamba, IMM Bone - IMM dan Lazismu Kab. Bone menyalurkan langsung bantuan untuk korban banjir bandang di Masamba, Luwu Utara pada Kamis, tanggal 23 Juli 2020. Sekaligus mengutus kader menjadi relawan untuk membantu penanganan dampak bencana tersebut.

Setelah melakukan penggalangan dana beberapa waktu lalu, IMM dan Lazismu Kab. Bone menyalurkan langsung bantuan ke Masamba untuk korban banjir bandang. Bantuan diserahkan ke posko MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Luwu Utara sebagai posko pusat bantuan Muhammadiyah dari berbagai daerah.

Ely Rahmah selaku Ketua Bidang SPM (Sosial Pemberdayaan Masyarakat) IMM Bone menyampaikan bahwa bantuan berupa logistik telah disalurkan langsung ke Masamba, bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana yang telah dilakukan IMM dan Lazismu Kab. Bone.

Selain itu, IMM dan Lazismu Kab. Bone juga mengutus kadernya sebanyak 6 orang untuk menjadi relawan selama 6 hari (dimulai tanggal 23 Juli sampai 28 Juli).


"Kami juga mengutus relawan dari Kader IMM Bone, dengan harapan dapat ikut serta membantu korban banjir bandang di Masamba. Untuk pembersihan material banjir serta membantu penyaluran bantuan ke posko pelayanan Muhammadiyah maupun ke posko pengunsian banjir", sahut Akbar selaku Ketua Umum PC IMM Bone.

Berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa selain bantuan logistik, juga sangat dibutuhkan relawan untuk membantu masyarakat dalam penyaluran langsung bantuan ke masyarakat yang membutuhkan.


Wednesday, July 29, 2020

Penyaluran Bantuan Paket Sembako untuk Korban Banjir Desa Tawaroe Kec. Dua Boccoe


Desa Uloe, IMM Bone - IMM dan Lazismu Kab. Bone menyalurkan bantuan paket sembako untuk korban banjir di Desa Tawaroe Kec. Dua Boccoe.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh kader IMM Bone beserta Lasizmu Kab. Bone pada Rabu, 29 Juli 2020 ini.

Terdapat sebanyak 60 paket sembako yang disalurkan.

Penyaluran bantuan ini sebagai aksi nyata bentuk kepedulian para kader IMM dan Lazismu Kab. Bone untuk masyarakat Tawaroe yang terkena dampak banjir akibat air sungai yang meluap.

Banjir ini sudah terjadi sebulan terakhir sehingga menyebabkan masyarakat terhambat aktivitasnya. Sehingga juga mengakibatkan sebagaian besar masyarakatnya gagal panen dikarenakan padi terendam banjir.


Ely Rahmah (Ketua Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat IMM Bone) mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan ini merupakan hasil dari penggalangan dana yang telah dilakukan oleh IMM dan Lasizmu Kab. Bone beberapa waktu lalu. Dan Alhamdulillah bisa kami salurkan langsung. 

Ely selaku KABID SPM IMM BONE sangat prihatin terhadap kondisi masyarakat, dan berharap semoga airnya segera surut sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas.

"Kami sangat prihatin dengan kondisi masyarakat apalagi rumah-rumah mereka terendam banjir. Semoga ini cepat berlalu agar masyarakat di sana dapat beraktivitas kembali dan khususnya dapat bekerja seperti biasanya untuk mencari nafkah", ujarnya.

Monday, January 21, 2019

Pikom IMM Bahasa,MIPA, dan Sosial Sukses Gelar Diksuswati 1 angk.X

LP IMM Bone- Watampone. Pimpinan Komisariat (PIKOM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jurusan Bahasa,MIPA dan Sosial STKIP Muhammadiyah Bone menggelar “Pendidikan Khusus IMMawati 1 ” yang disingkat  “Diksuswati 1”  angkatan X di Gedung E4 kampus STKIP Muhammadiyah Bone , Jl.Abu.Dg.Pasolong  Sabtu - Senin (19-21/1/2018).

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Bidang IMMawati. Dengan mengangkat Tema “Meneguhkan identitas Immawati yang berkarakter dalam menghadapi era milenial” Dan diikuti oleh 21 orang  peserta  dari PIKOM  IMM se-Kab.Bone

Rezkitasari Saidi  Ketua Bidang IMMawati PK IMM Sosial, mengharapkan bahwa semoga dengan di gelarnya kegiatan ini ,immawati mampu untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter  yang di ajarkan  serta  menjadi sosok yang tangguh dalam menghadapi dinamika kaum milenial saat ini . Lebih dari itu IMMawati harus mampu memposisikan diri sebagai tiang IMM  dan menjadi solusi di tengah tengah masyarakat di era modern ini."

“Kami berupaya untuk tetap membina generasi di ikatan dan  mengembangkan potensi kader IMM dan salah satunya dengan mengadakan Diksuswati 1 agar IMM memiliki kader kader tangguh dan progresif dalam menghadapi tantangan di era serba milenial sehingga  IMM tetap mampu menunjukan eksitensinya. ” ungkap Rezkitasari Saidi.

( Sabriadi Samsu)

Friday, January 13, 2017

Pikom IMM Bahasa,MIPA dan Sosial , menggelar DIKSUSWATI I

LP IMM-Watampone. Pimpinan Komisariat (PIKOM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jurusan Bahasa,MIPA dan Sosial STKIP Muhammadiyah Bone menggelar “Pendidikan Khusus IMMawati 1 ” yang disingkat  “Diksuswati 1” di Gedung E4 kampus STKIP Muhammadiyah Bone , Jl.Abu.Dg.Pasolong  Jumat-Ahad (13-15/1/2017).

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Bidang IMMawati. Dengan mengankat Tema “Penguatan Jati Diri IMMawati dalam meretas tantangan era Kekinian” Dan diikuti 19 orang  peserta  dari PIKOM  IMM se-Kab.Bone

Erina Dwiyana Ketua Bidang IMMawati PK IMM Bahasa, mengharapkan bahwa semoga kegiatan ini bisa melahirkan IMMawati yang berkarakter tangguh baik moral, intelektual, dan spiritualnya dalam menjalankan amanah . Lebih dari itu IMMawati harus mampu keluar dari zona nyamannya untuk mengawal problematika kekinian dengan menjadi Solusi di tengah tengah masyarakat di era globalisasi kini."

“Kami berupaya untuk tetap bergerak dalam mengembangkan kader IMM dan salah satunya dengan mengadakan Diksuswati 1 agar IMM memiliki kader kader progresif dalam menjawab tantangan globalisasi sehingga IMM tetap mampu menunjukan Eksistensinya di masa yang akan datang” jelas Erina Dwiyana.( Sabriadi Samsu)

Monday, August 1, 2016

Dinilai Pemborosan, Rencana Pembelian Randis Anggota DPRD Bulukmba, Menuai Kecaman

BULUKUMBA - Rencana pembelian mobil dinas untuk alat kelengkapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) menuai kecaman dari kalangan aktivis lantaran dinilai sebagai pemborosan uang rakyat.

Hal itu dikatakan ketua Pemuda Muhammadiyah, Bakri Abu Bakar, Menurut dia, pembelian mobil sebanyak itu mestinya dipertimbangkan dulu, kenapa? karena tentu masih ada hal lain yang mesti dianggarkan untuk kebutuhan masyarakat.

"pembelian Randis setiap anggota DPRD Bulukumba adalah bentuk penghianatan terhadap rakyat, yang mesti di lakukan anggota DPRD Bulukumba adalah memperhatikan kebutuhan rakyat seperti perbaikan infrastruktur, Kesehatan, pendidikan," Ujar aktivis Kopel Bulukumba ini, Selasa 2 Agustus 2016.

Bakri, menjelaskan bahwa coba bayangkan Bulukumba masih ada kurang lebih 500 Kilometer (KM)jalan yang rusak, Penderita kusta yang tertinggi di sulawesi selatan lebih dari 100 orang, kematian ibu melahirkan belum terselesaikan, Hiv dan AIDS, di saat persoalan di masyarakat banyak yang mestinya di selesaikan, Anggota dewan seharusnya memikirkan itu semua, bukan malah mengusulkan untuk pembelian Randis," tambah Bakri Abu Bakar. 

Laporan: Muh.Ashar

Kisah Sukses Pengusaha Muda Asal Bone, Sangat Inspiratif !!!

KESUKSESAN bisa di raih oleh siapa saja, untuk meraih keberhasilan. Bukan hanya para orangtua yang katanya lebih berpengalaman orang muda juga berkesempatan untuk sukses lebih dini seperti yang terjadi pada putra kelahiran Bumi Arung Palakka, watampone.

Dia ialah, Bahtiar, kelahiran tahun 1983, di Cebba, kecamatan Amali, Kabupaten Bone, sulawesi selatan (Sulsel). juga merupakan Ketua Keluarga Kerukunan sulawesi selatan (KKSS) Wilayah Jawa Tengah Bagian Timur, yang meliputi Enam Kabupaten diantaranya, Kabupaten Kudus, Pati, Jepara, Demak, Rembang, dan Blora.

Mungkin, sukses karena latar belakang keluarga yang kaya sangat logis. Namun, pengusaha yang satu ini membuktikan bahwa semua orang bisa sukses. Ia terlahir dari keluarga yang sederhana. Lahir dan besar disalah satu desa terujung kecamatan Amali  kabupaten bone yang berbatasan langsung kabupaten soppeng. masa kecil dilalui dengan kesederhanaan, terlahir dari keluarga petani sederhana,dan sejak kecil harus hidup tanpa ibu yang sudah terdahulu meninggal dunia.

Tahun 2000 diusia masih sangat belia karena keterdesakan ekonomi, memutuskan untuk ikut pamannya yang kebetulan tinggal di Riau, kebetulan memang keluarga beliau disana adalah pedagang, dari sinilah bermula sejak dari dini mulai belajar berdagang. 

Bahtiar  yang panjang akal dan visioner mengawali usahanya dengan berjualan sarung dari pasar kepasar karena melihat peluang dan kebiasaan orang orang bugis mengkoleksi sarung…dari situlah berkembang sedikit demi sedikit dan mulai mengumpulkan modal dengan cara menabung.

Awal tahun 2010, dengan berbekal modal yang ada memutuskan hijrah ke pulau jawa,dan memilih kota kudus jawa tengah sebagai tempat untuk memulai mimpi mimpi besarnya…setelah beberapa bulan melakukan observasi usaha yang cocok akhirnya beliau memutuskan untuk mulai berjualan Tas berbagai macam lewat online…pilihan itu diambil oleh pertimbangan akan tersedianya bahan baku dan tenaga kerja yang memadai dan ditunjang oleh kudus yang kebetulan berada jalur tengah indonesia,sehingga sangat memudahkan jalur distribusi produk.

Dengan berkembangnya usaha dan berjalannya waktu.Tahun 2012 mulai muncul lah ide untuk produksi tas dengan karakter edukasi dan islami, dengan branding moslem kids mulai lah berbagai desain desain kreatif bermunculan dari pengusaha muda ini…ide kreatif itu ternyata sangat direspon pasar, dengan sistem keagenan dan resseler produk moslem kids sekarang telah menjangkau hampir seluruh indonesia bahkan sudah menembus pasar mancanegara seperti Malaysia dan Timur Tengah.

kini dibawah bendera PT.mandiri sejahtera telah mampu mempekerjakan ratusan orang dan telah berkembang bukan hanya lewat merek distro anak muslim moslem kids tapi juga lewat bendera pabrik tas kudus. yang menproduksi berbagai jenis tas untuk kebutuhan seragam,seminar,diklat dan simposium.

Dalam menjalankan pekerjaan harus menjadi orang yang berani dan percaya diri. Selain itu juga harus tetap menjadi orang yang rendah hati dan disertai dengan rasa ingin tahu yang tinggi agar bisa menjadi sukses.

Siapapun yang sedang menekuni dunia bisnis memiliki hak yang sama untuk menjadi sukses. Apapun latar belakang keluarga ataupun pendidikan, semuanya memiliki peluang untuk menjadi sukses. Bahkan seorang dari keluarga miskin  pun juga bisa menjadi pengusaha yang sukses.

Inilah kisah pengusaha sukses asal bone ini yang sangat inspiratif, Semoga saja kita semua di jadikan sebagai pribadi pribadi muda yang sukses, pemuda - pemuda yang kuat dan kreatif agar kita dipantaskan oleh Tuhan semesta alam menjadi seorang pemuda yang kaya dan bermanfaat. 

publish:jumardi

Thursday, June 30, 2016

IMM Lappriaja Traning Mental 80 Siswa


WATAMPONE - Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STKIP Muhammadiyah Bone, Kampus D Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengadakan Training Mental Fokus Akbar di Wisma Bukit Sao Lappariaja, Kamis 30 Juni 2016.

Kegiatan ini bartujuan memberikan semangat kepada siswa tingkat atas SMA/MA se kecamatan Lappariaja untuk mempersiapkan diri menghadapi tahun ajaran baru.

Ketua Komisariat Lappariaja Immawan Ardi, mengatakan kami berinisitif melakukan kegiatan training mental ini karena melihat semangat belajar anak sekolah saat ini mengalami kemunduran

"semoga dilaksanakannya kegiatan ini bisa memotifasi peserta untuk menjadi pribadi yg memiliki semangat belajar dan perilaku baik," Kata Ardi.

Training yang diikuti 80 orang peserta berhasil dimotivasi dan mengsugesti oleh Haerullah yang merupakan Trainer pada kegiatan tersebut. (***)

Tuesday, June 28, 2016

PIKOM IMM Ahmad Dahlan Sawitto, Gelar Gema Ramadhan


Ket:Suasana pembukaan gema ramadhan yang dipusatkan di mesjid Namirah atas kerjasama Pikom IMM Ahmad Dahlan Sawitto dengan Yayasan Namirah

PINRANG - Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PIKOM IMM) Ahmad Dahlan Sawitto bekerjasama dengan Yayasan Namirah dalam memeriahkan dan menyamarakkan bulan suci ramadhan dengan melaksanakan kegiatan gema ramadhan yang berlangsung selama tiga hari, yaitu 26-28 Juni 2016, yang dipusatkan di Mesjid Namirah Pinrang, dengan tema "Melalui Gema Ramadhan Kita Wujudkan Generasi Muslim yang Cerdas dan Kreatif".

Jenis lomba pada kegiatan gema ramadhan 1437 H yang bertepatan pada tahun 2016 terdapat enam jenis diantaranya lomba adzan, Pildacil, hafalan juz Amma, sambung ayat, dan Kaligrafi. Semua jenis lomba tersebut diikuti oleh anak-anak pada jenjang tingkat Sekolah Dasar (SD) dan ada beberapa diantaranya diikuti oleh tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), (28/6/2016).

Yayasan Namirah yang diwakili oleh M. Hamka saat membuka gema ramadhan mengatakan, Yayasan Namirah berterima kasih atas tawaran kerjasamanya dan sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya kegiatan gema ramadhan ini yang dimotori oleh Pikom IMM Ahmad Dahlan Sawitto. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk sosialisasi dan eksistensi mesjid Namirah, yang sudah memasuki tahun ketiga pasca didirikannya.

"Kami sangat bersyukur mesjid Namirah ini, dijadikan pusat kegiatan Gema Ramadhan dan Insha Allah kita upayakan ini akan berjalan setiap Ramadhannya. Amin," ungkap Hamka.

"Kegiatan Gema Ramadhan ini merupakan bentuk partisipasi IMM dalam memeriahkan bulan ramadhan dan turut serta dalam memediasi penyaluran bakat dan minat serta membina generasi muslim yang cerdas dan kreatif untuk masa depan agama dan bangsa," jelas Darwis, selaku Ketua Pimpinan Cabang IMM Kabupaten Pinrang.

Penulis; Suju
Publish; jumardi