Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Friday, June 4, 2021

Pikom IMM Arpal Kab. Bone Silaturahim dengan Kader IMM Bone dalam Kajian Keislaman yang Diadakan

 

Kajian Keislaman dengan tema "Menghiasi Diri dengan Akhlakul Karimah" oleh Irmawati (Kabid Organisasi PC IMM Bone)

Pimpinan komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Arung Palakka Kab. Bone mengadakan majelis ilmu yang dimanfaatkan sebagai ajang silaturahim kader IMM se-kabupaten Bone bertempat di Masjid Miftahussa'adah (3/6/21).

Sudah menjadi rutinitas kader IMM di bone melaksanakan Al-Kahfi bersama pada malam jum'at di masing-masing komisariat. Pikom IMM Arung Palakka memanfaatkan waktu ini untuk melaksanakan majelis ilmu dengan tema "Menghiasi Diri dengan Akhlakul Karimah" yang dibawakan oleh Irmawati (Kabid Organisasi PC IMM Bone) sekaligus menjadi ajang silaturahim dengan kader IMM dari komisariat lain.

Al-Kahfi Time

Misdah, selaku kader dari Pikom tersebut mengungkapkan bahwa kami sebagai kader tentunya sangat berharap pembinaan dari kakanda PC IMM Bone untuk lebih diintenskan dalam mengarahkan gerakan Pikom kami apalagi Pikom IMM Arung Palakka adalah komisariat non PTM yang masih awal memulai pertumbuhan.

"Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini senantiasa terjaga, karena dengan kegiatan seperti ini, kita tdk hanya mendapatkan sebuah ilmu tetapi yang tatkala pentingnya adalah silaturahmi selalu senantiasa terjaga.", harapnya.

Sekretaris Bidang Organisasi PC IMM Bone, Asrina berharap bahwa semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi kegiatan rutinitas di Pikom IMM Arung Palakka agar selalu terjalin silaturahim antar kader IMM.

"Juga kami berharap Pikom IMM Arung Palakka dapat tumbuh subur dan menjadi komisariat besar meskipun di wilayah Non PTM", tambahnya.

Monday, November 2, 2020

Ekspansi Gerakan IMM Melalui DAD Non-PTM


Bone, IMM — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Arung Palakka IAIN Bone telah mengadakan Darul Arqam Dasar ke-VI yang bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah Bone, mengangkat tema "Terintegrasinya Nilai-nilai Tri Kompetensi IMM".

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober - 2 November 2020. Diikuti oleh peserta yang berasal dari beberapa fakultas/jurusan dari IAIN Bone dan juga dari Batari Toja.

Afni selaku Ketua Umum Pikom IMM Arung Palakka mengatakan bahwa DAD ini dilaksanakan untuk memperkenalkan IMM kepada mahasiswa khususnya yg berada pada non PTM.

"Selain itu juga agar mahasiswa bisa mengetahui seperti apa Muhammadiyah itu, apakah sama seperti yang dibicarakan oleh masyarakat di luar sana atau berbanding terbalik dengan realita yg mereka temukan dilapangan," tambah mahasiswa S2 Jurusan PAI IAIN Bone ini.

Sekretaris Bidang Organisasi PC IMM Bone Ananda Rezky Murliansyah mengatakan, "pergerakan Pikom IMM Arung Palakka ini dapat dikatakan minim pergerakan dalam beberapa periode terakhir, disebabkan oleh beberapa faktor sehingga berakibat juga pada proses perkembangan komisariat yang cukup lambat."

Dia mewakili PC IMM Bone berharap semoga setelah perkaderan DAD ini dapat menjadi awal perkembangan komisariat Arung Palakka dikarenakan juga Arung Palakka ini merupakan satu-satunya komisariat yang berasal dari Non-PTM yang berada di IMM Bone.



 

Thursday, August 20, 2020

RAKERPIM Komisariat Jurusan Bahasa, Mipa dan Sosial STKIP Muhammadiyah Bone


Palakka, IMM Bone-Pimpinan Komisariat IMM Kab. Bone yakni Jurusan Bahasa, Mipa dan Sosial mengadakan RAKERPIM.

Kegiatan Rapat Kerja Pimpinan dilaksanakan pada Ahad, 16 Agustus 2020 bertempat di Desa Pasampe, Kec. Palakka. Tepatnya di halaman masjid Nurul Haq.

Rapat Kerja Pimpinan dilaksanakan untuk merumuskan program kerja dan agenda-agenda strategis organisasi pada masing-masing bidang untuk masa kerja Periode 2020-2021.

Asrina selaku Ketua Umum Pikom IMM Jurusan Sosial mengatakan bahwa agenda ini untuk merumuskan proker jangka pendek maupun yang jangka panjang.

"Rakerpim ini untuk merumuskan agenda organisasi baik program kerja jangka pendek maupun jangka panjang",  sahutnya.

Asrina juga berharap semoga program yang diusung benar-benar sesuai dengan kebutuhan Komisariat dan dapat direalisasikan dengan sebaik-baiknya 

"Kami berharap semoga program yang dirumuskan adalah betul-betul sesuai kebutuhan organisasi dan itu lahir dari sebuah pikiran bersama-sama dengan penuh pertimbangan, serta yang lebih penting adalah dapat merealisasikan semua program kerja itu dengan baik".


Thursday, July 30, 2020

IMM dan Lasizmu Kab. Bone Salurkan Langsung Bantuan ke Masamba serta Mengutus Relawan


Masamba, IMM Bone - IMM dan Lazismu Kab. Bone menyalurkan langsung bantuan untuk korban banjir bandang di Masamba, Luwu Utara pada Kamis, tanggal 23 Juli 2020. Sekaligus mengutus kader menjadi relawan untuk membantu penanganan dampak bencana tersebut.

Setelah melakukan penggalangan dana beberapa waktu lalu, IMM dan Lazismu Kab. Bone menyalurkan langsung bantuan ke Masamba untuk korban banjir bandang. Bantuan diserahkan ke posko MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Luwu Utara sebagai posko pusat bantuan Muhammadiyah dari berbagai daerah.

Ely Rahmah selaku Ketua Bidang SPM (Sosial Pemberdayaan Masyarakat) IMM Bone menyampaikan bahwa bantuan berupa logistik telah disalurkan langsung ke Masamba, bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana yang telah dilakukan IMM dan Lazismu Kab. Bone.

Selain itu, IMM dan Lazismu Kab. Bone juga mengutus kadernya sebanyak 6 orang untuk menjadi relawan selama 6 hari (dimulai tanggal 23 Juli sampai 28 Juli).


"Kami juga mengutus relawan dari Kader IMM Bone, dengan harapan dapat ikut serta membantu korban banjir bandang di Masamba. Untuk pembersihan material banjir serta membantu penyaluran bantuan ke posko pelayanan Muhammadiyah maupun ke posko pengunsian banjir", sahut Akbar selaku Ketua Umum PC IMM Bone.

Berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa selain bantuan logistik, juga sangat dibutuhkan relawan untuk membantu masyarakat dalam penyaluran langsung bantuan ke masyarakat yang membutuhkan.


Monday, January 21, 2019

Pikom IMM Bahasa,MIPA, dan Sosial Sukses Gelar Diksuswati 1 angk.X

LP IMM Bone- Watampone. Pimpinan Komisariat (PIKOM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jurusan Bahasa,MIPA dan Sosial STKIP Muhammadiyah Bone menggelar “Pendidikan Khusus IMMawati 1 ” yang disingkat  “Diksuswati 1”  angkatan X di Gedung E4 kampus STKIP Muhammadiyah Bone , Jl.Abu.Dg.Pasolong  Sabtu - Senin (19-21/1/2018).

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Bidang IMMawati. Dengan mengangkat Tema “Meneguhkan identitas Immawati yang berkarakter dalam menghadapi era milenial” Dan diikuti oleh 21 orang  peserta  dari PIKOM  IMM se-Kab.Bone

Rezkitasari Saidi  Ketua Bidang IMMawati PK IMM Sosial, mengharapkan bahwa semoga dengan di gelarnya kegiatan ini ,immawati mampu untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter  yang di ajarkan  serta  menjadi sosok yang tangguh dalam menghadapi dinamika kaum milenial saat ini . Lebih dari itu IMMawati harus mampu memposisikan diri sebagai tiang IMM  dan menjadi solusi di tengah tengah masyarakat di era modern ini."

“Kami berupaya untuk tetap membina generasi di ikatan dan  mengembangkan potensi kader IMM dan salah satunya dengan mengadakan Diksuswati 1 agar IMM memiliki kader kader tangguh dan progresif dalam menghadapi tantangan di era serba milenial sehingga  IMM tetap mampu menunjukan eksitensinya. ” ungkap Rezkitasari Saidi.

( Sabriadi Samsu)

Sunday, July 16, 2017

PK IMM STAIN Watampone Akan Gelar DAD

LP IMM BONE - Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)STAIN Watampone akan menyelenggarakan Darul Arqam Dasar pada Kamis - Ahad (20-24/07/2017) mendatang di PUSDAM (Pusat Dakwah Muhammadiyah).

Kegiatan yang mengangkat tema  “menanamkan nilai-nilai trilogi IMM sehinnga terwujudnya akademis islam yang berakhlak mulia ”ini  merupakan perkaderan formal ataupun perekrutan kader untuk melahirkan regenerasi pemimpin dalam organisasi.

Ketua Panitia Marvianti  mengungkapkan, bahwa  peserta yang boleh mengikuti kegiatan ini terbatas dan tujuan diadakannya kegiatan ini untuk menciptakan kader-kader yang mampu memahami dan mengimplementasikan nilai nilai trilogi IMM.
"harapan saya sekiranya para kader-kader nantinya dapat mengambil pelajaran dan mampu mengaplikasikan dalam kehidupannya dan untuk kemaslahatan umat” lanjutnya.

- Sabriadi Samsu

Friday, January 13, 2017

Pikom IMM Bahasa,MIPA dan Sosial , menggelar DIKSUSWATI I

LP IMM-Watampone. Pimpinan Komisariat (PIKOM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jurusan Bahasa,MIPA dan Sosial STKIP Muhammadiyah Bone menggelar “Pendidikan Khusus IMMawati 1 ” yang disingkat  “Diksuswati 1” di Gedung E4 kampus STKIP Muhammadiyah Bone , Jl.Abu.Dg.Pasolong  Jumat-Ahad (13-15/1/2017).

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Bidang IMMawati. Dengan mengankat Tema “Penguatan Jati Diri IMMawati dalam meretas tantangan era Kekinian” Dan diikuti 19 orang  peserta  dari PIKOM  IMM se-Kab.Bone

Erina Dwiyana Ketua Bidang IMMawati PK IMM Bahasa, mengharapkan bahwa semoga kegiatan ini bisa melahirkan IMMawati yang berkarakter tangguh baik moral, intelektual, dan spiritualnya dalam menjalankan amanah . Lebih dari itu IMMawati harus mampu keluar dari zona nyamannya untuk mengawal problematika kekinian dengan menjadi Solusi di tengah tengah masyarakat di era globalisasi kini."

“Kami berupaya untuk tetap bergerak dalam mengembangkan kader IMM dan salah satunya dengan mengadakan Diksuswati 1 agar IMM memiliki kader kader progresif dalam menjawab tantangan globalisasi sehingga IMM tetap mampu menunjukan Eksistensinya di masa yang akan datang” jelas Erina Dwiyana.( Sabriadi Samsu)

Monday, August 1, 2016

Dinilai Pemborosan, Rencana Pembelian Randis Anggota DPRD Bulukmba, Menuai Kecaman

BULUKUMBA - Rencana pembelian mobil dinas untuk alat kelengkapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) menuai kecaman dari kalangan aktivis lantaran dinilai sebagai pemborosan uang rakyat.

Hal itu dikatakan ketua Pemuda Muhammadiyah, Bakri Abu Bakar, Menurut dia, pembelian mobil sebanyak itu mestinya dipertimbangkan dulu, kenapa? karena tentu masih ada hal lain yang mesti dianggarkan untuk kebutuhan masyarakat.

"pembelian Randis setiap anggota DPRD Bulukumba adalah bentuk penghianatan terhadap rakyat, yang mesti di lakukan anggota DPRD Bulukumba adalah memperhatikan kebutuhan rakyat seperti perbaikan infrastruktur, Kesehatan, pendidikan," Ujar aktivis Kopel Bulukumba ini, Selasa 2 Agustus 2016.

Bakri, menjelaskan bahwa coba bayangkan Bulukumba masih ada kurang lebih 500 Kilometer (KM)jalan yang rusak, Penderita kusta yang tertinggi di sulawesi selatan lebih dari 100 orang, kematian ibu melahirkan belum terselesaikan, Hiv dan AIDS, di saat persoalan di masyarakat banyak yang mestinya di selesaikan, Anggota dewan seharusnya memikirkan itu semua, bukan malah mengusulkan untuk pembelian Randis," tambah Bakri Abu Bakar. 

Laporan: Muh.Ashar

Kisah Sukses Pengusaha Muda Asal Bone, Sangat Inspiratif !!!

KESUKSESAN bisa di raih oleh siapa saja, untuk meraih keberhasilan. Bukan hanya para orangtua yang katanya lebih berpengalaman orang muda juga berkesempatan untuk sukses lebih dini seperti yang terjadi pada putra kelahiran Bumi Arung Palakka, watampone.

Dia ialah, Bahtiar, kelahiran tahun 1983, di Cebba, kecamatan Amali, Kabupaten Bone, sulawesi selatan (Sulsel). juga merupakan Ketua Keluarga Kerukunan sulawesi selatan (KKSS) Wilayah Jawa Tengah Bagian Timur, yang meliputi Enam Kabupaten diantaranya, Kabupaten Kudus, Pati, Jepara, Demak, Rembang, dan Blora.

Mungkin, sukses karena latar belakang keluarga yang kaya sangat logis. Namun, pengusaha yang satu ini membuktikan bahwa semua orang bisa sukses. Ia terlahir dari keluarga yang sederhana. Lahir dan besar disalah satu desa terujung kecamatan Amali  kabupaten bone yang berbatasan langsung kabupaten soppeng. masa kecil dilalui dengan kesederhanaan, terlahir dari keluarga petani sederhana,dan sejak kecil harus hidup tanpa ibu yang sudah terdahulu meninggal dunia.

Tahun 2000 diusia masih sangat belia karena keterdesakan ekonomi, memutuskan untuk ikut pamannya yang kebetulan tinggal di Riau, kebetulan memang keluarga beliau disana adalah pedagang, dari sinilah bermula sejak dari dini mulai belajar berdagang. 

Bahtiar  yang panjang akal dan visioner mengawali usahanya dengan berjualan sarung dari pasar kepasar karena melihat peluang dan kebiasaan orang orang bugis mengkoleksi sarung…dari situlah berkembang sedikit demi sedikit dan mulai mengumpulkan modal dengan cara menabung.

Awal tahun 2010, dengan berbekal modal yang ada memutuskan hijrah ke pulau jawa,dan memilih kota kudus jawa tengah sebagai tempat untuk memulai mimpi mimpi besarnya…setelah beberapa bulan melakukan observasi usaha yang cocok akhirnya beliau memutuskan untuk mulai berjualan Tas berbagai macam lewat online…pilihan itu diambil oleh pertimbangan akan tersedianya bahan baku dan tenaga kerja yang memadai dan ditunjang oleh kudus yang kebetulan berada jalur tengah indonesia,sehingga sangat memudahkan jalur distribusi produk.

Dengan berkembangnya usaha dan berjalannya waktu.Tahun 2012 mulai muncul lah ide untuk produksi tas dengan karakter edukasi dan islami, dengan branding moslem kids mulai lah berbagai desain desain kreatif bermunculan dari pengusaha muda ini…ide kreatif itu ternyata sangat direspon pasar, dengan sistem keagenan dan resseler produk moslem kids sekarang telah menjangkau hampir seluruh indonesia bahkan sudah menembus pasar mancanegara seperti Malaysia dan Timur Tengah.

kini dibawah bendera PT.mandiri sejahtera telah mampu mempekerjakan ratusan orang dan telah berkembang bukan hanya lewat merek distro anak muslim moslem kids tapi juga lewat bendera pabrik tas kudus. yang menproduksi berbagai jenis tas untuk kebutuhan seragam,seminar,diklat dan simposium.

Dalam menjalankan pekerjaan harus menjadi orang yang berani dan percaya diri. Selain itu juga harus tetap menjadi orang yang rendah hati dan disertai dengan rasa ingin tahu yang tinggi agar bisa menjadi sukses.

Siapapun yang sedang menekuni dunia bisnis memiliki hak yang sama untuk menjadi sukses. Apapun latar belakang keluarga ataupun pendidikan, semuanya memiliki peluang untuk menjadi sukses. Bahkan seorang dari keluarga miskin  pun juga bisa menjadi pengusaha yang sukses.

Inilah kisah pengusaha sukses asal bone ini yang sangat inspiratif, Semoga saja kita semua di jadikan sebagai pribadi pribadi muda yang sukses, pemuda - pemuda yang kuat dan kreatif agar kita dipantaskan oleh Tuhan semesta alam menjadi seorang pemuda yang kaya dan bermanfaat. 

publish:jumardi

Thursday, June 30, 2016

IMM Lappriaja Traning Mental 80 Siswa


WATAMPONE - Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STKIP Muhammadiyah Bone, Kampus D Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengadakan Training Mental Fokus Akbar di Wisma Bukit Sao Lappariaja, Kamis 30 Juni 2016.

Kegiatan ini bartujuan memberikan semangat kepada siswa tingkat atas SMA/MA se kecamatan Lappariaja untuk mempersiapkan diri menghadapi tahun ajaran baru.

Ketua Komisariat Lappariaja Immawan Ardi, mengatakan kami berinisitif melakukan kegiatan training mental ini karena melihat semangat belajar anak sekolah saat ini mengalami kemunduran

"semoga dilaksanakannya kegiatan ini bisa memotifasi peserta untuk menjadi pribadi yg memiliki semangat belajar dan perilaku baik," Kata Ardi.

Training yang diikuti 80 orang peserta berhasil dimotivasi dan mengsugesti oleh Haerullah yang merupakan Trainer pada kegiatan tersebut. (***)

Tuesday, June 28, 2016

PIKOM IMM Ahmad Dahlan Sawitto, Gelar Gema Ramadhan


Ket:Suasana pembukaan gema ramadhan yang dipusatkan di mesjid Namirah atas kerjasama Pikom IMM Ahmad Dahlan Sawitto dengan Yayasan Namirah

PINRANG - Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PIKOM IMM) Ahmad Dahlan Sawitto bekerjasama dengan Yayasan Namirah dalam memeriahkan dan menyamarakkan bulan suci ramadhan dengan melaksanakan kegiatan gema ramadhan yang berlangsung selama tiga hari, yaitu 26-28 Juni 2016, yang dipusatkan di Mesjid Namirah Pinrang, dengan tema "Melalui Gema Ramadhan Kita Wujudkan Generasi Muslim yang Cerdas dan Kreatif".

Jenis lomba pada kegiatan gema ramadhan 1437 H yang bertepatan pada tahun 2016 terdapat enam jenis diantaranya lomba adzan, Pildacil, hafalan juz Amma, sambung ayat, dan Kaligrafi. Semua jenis lomba tersebut diikuti oleh anak-anak pada jenjang tingkat Sekolah Dasar (SD) dan ada beberapa diantaranya diikuti oleh tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), (28/6/2016).

Yayasan Namirah yang diwakili oleh M. Hamka saat membuka gema ramadhan mengatakan, Yayasan Namirah berterima kasih atas tawaran kerjasamanya dan sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya kegiatan gema ramadhan ini yang dimotori oleh Pikom IMM Ahmad Dahlan Sawitto. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk sosialisasi dan eksistensi mesjid Namirah, yang sudah memasuki tahun ketiga pasca didirikannya.

"Kami sangat bersyukur mesjid Namirah ini, dijadikan pusat kegiatan Gema Ramadhan dan Insha Allah kita upayakan ini akan berjalan setiap Ramadhannya. Amin," ungkap Hamka.

"Kegiatan Gema Ramadhan ini merupakan bentuk partisipasi IMM dalam memeriahkan bulan ramadhan dan turut serta dalam memediasi penyaluran bakat dan minat serta membina generasi muslim yang cerdas dan kreatif untuk masa depan agama dan bangsa," jelas Darwis, selaku Ketua Pimpinan Cabang IMM Kabupaten Pinrang.

Penulis; Suju
Publish; jumardi

Monday, June 20, 2016

Korps Instruktur DPD IMM Lampung Kunjungan Ke PC IMM Lampung Utara


LAMPUNG - Korps Instruktur DPD IMM Lampung melakukan kunjungan ke PC IMM Lampung Utara yang disambut oleh Ketua bidang Kader Immawan Alwi Nurhuda di Gedung STKIP Muhammadiyah Kota Bumi, Senin 20 Juni 2016.

Immawan Dasa Mudia selaku Ketua Korps Instruktur DPD IMM Lampung mengatakan kunjungan ini dalam rangka sosialisasi kaderisasi dan pembentukan kepengurusan Korps Instruktur di tiap cabang-cabang, dalam hal ini PC IMM Lampung Utara cabang pertama menjadi tujuan sosialisasi.

"Dalam pertemuan ini langsung di bentuk kepengurusan Korps Instruktur IMM Cabang Lampung Utara yang di sepakati sebagai ketua adalah Immawan M. Saiful Anwar," Ungkap Dasa.

Sementara itu Kabid Kader PC IMM Lampung Utara, Alwi Nurhuda, sangat sepakat dengan terbentuknya Korps Instruktur cabang ini yang merupakan kepanjangan tangan dari bidang kader cabang sendiri.

"Semoga pembentukan ini merupakan awal bagaimana proses kaderisasi IMM semakin baik dan merawat kader merupakan tujuan pada intinya, serta cabang-cabang IMM yang belum terbentuk Korps Instrukturnya segera dibuat," Harapnya.

Petemuan kunjungan ini di tutup dengan penyerahan Buku Jurnal Skolastik DPP IMM oleh pengurus Korps Instruktur DPD IMM Lampung Immawati Heviana diserahkan kepada Sekretaris Umum PC IMM Lampung Utara Immawati Susi Yunita.

Hadir dalam kunjungan tersebut Chandra Iswandi selaku Kabid Media komunikasi, Ketua Komisariat STKIP Muhammadiyah Kota Bumi dan Ketua Komisariat STIH Muhammadiyah Kota Bumi

Jumardi

Tuesday, May 17, 2016

Rivas Ras Bicara Ketahanan Regional Asia Tenggara


BAKAL calon Gubernur Sulsel Abdul Rivai Ras (ARR) membuktikan eksistensinya hingga ke luar negeri. Dalam pertemuan tahunan yang ke-29 Internasional Military Operations and Law Conference di Vancouver British Columbia, Kanada, yang belangsung 16-19 Mei 2016, putra Bone itu menjelaskan tentang pentingnya Ketahanan Regional Asia Tenggara.

Dalam kegiatan Selasa (17/5/2016) waktu setempat, kegiatan dibuka oleh Admiral Harry Harris, Panglima U.S. Pacific Command dan dilanjutkan presentasi oleh Dr James Kraska, profesor dari Stockton Center for the Study of International Law, U.S. National War College.

Selanjutnya dalam pertemuan ini, Rivai Ras menempatkan diri sebagai pembicara penting yang mewakili Asia Tenggara tentang perkembangan keamanan dan dinamika politik pertahanan di Asia Tenggara.

Konferensi ini dihadiri oleh kurang lebih 150 peserta dari 40 negara, yang didominasi dari perwakilan negara-negara pantai dan pengguna laut di dunia. Isu-isu sentral yang muncul berkisar pada Masalah Laut Tiongkok Selatan, dan peran Tiongkok dalam melancarkan kekuatan para militer maritim atau maritime militiar yang tidak sesuai dengan hukum maritim internasional.

“Tiongkok dinilai banyak melakukan pelanggaran di laut, khususnya dalam melakukan pelayaran di kawasan Asia Timur maupun di Asia Tenggara. Tiongkok juga dinilai banyak menggerakkan kapal sipil yang notabene milik pemerintah yang beroperasi di wilayah rawan konflik termasuk wilayah perairan Indonesia,” papar Rivai Ras.

Masih segar dalam ingatan ketika kapal ikan Tiongkok melintasi dan memasuki perairan Natuna pada 2013 lalu, termasuk melakukan pencurian ikan di kawasan tersebut yang dilakukan oleh FLE YZ 310. Isu ini kemudian dielaborasi lebih lanjut karena berkaitan dengan materi yang disampaikan oleh Pakar Pertahanan dan Kemaritiman itu.

Sesungguhnya, lanjut Rivai Ras, kelemahan mendasar dalam mengembangkan keamanan maritim di kawasan Asia Tenggara, terletak pada belum adanya kesepakatan akan pentingnya aturan pelibatan regional atau Regional Rule of Engagement. Termasuk norma regional dalam mengatasi kepentingan keamanan bersama.

“Masing-masing negara juga cenderung mengembangkan aturan sendiri dalam mengatasi wilayah perairannya. Karena itu ke depan untuk memperkuat Ketahanan Regional Asia Tenggara, dibutuhkan komitmen dan kerangka kerja sama maritim yang merujuk pada rezim keamanan maritim internasional,” kata pendiri Universitas Pertahanan (Unhan) itu.

Sejumlah kesepakatan maritim, tambah Rivai, sifatnya berlaku parsial karena tidak semua negara ikut meratifikasi konvensi itu. Untuk mengatasi itu, Rivai menyampaikan pentingnya Policy, Mechanism and Procedure (PMP) di kawasan untuk menjawab ancaman dan tantangan keamanan maritim regional.

Kebijakan itu, tambah Rivai, harus saling mengakomodasi dan mengadaptasi kebijakan domestik masing-masing negara agar mempunyai kesamaan tindak. Begitupula ketika bicara soal mekanisme, harus melihat dari sisi pendekatan yang harus ditempuh dalam penegakan kedaulatan dan hukum, misalnya berkaitan dengan mekanisme pencegahan dan penanganan konflik di kawasan berbasis ASEAN Centrality.

“Demikian halnya tentu kita butuh prosedur yang tepat, agar semua pihak mempunyai tahapan yang sama dalam mengeksekusi secara taktis pelanggaran wilayah ketika terjadi insiden atau tindak kejahatan lintas negara di wilayah perairan kita,” kunci mantan Staf Khusus Sekretariat Militer Presiden SBY ini. (rilis)

Sunday, April 24, 2016

Ciptakan Instruktur Profesional dan Militan, IMM Bone Gelar LID Se Indonesi Timur


BONE - Sebanyak 49 Peserta  ikuti pembukaan Latihan Instruktur Dasar (LID) Se-Indonesia Timur yang diselenggerakan oleh Pimpinan Cabang, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Bone, di Aula Wisma Cempaka, Bone, Sulsel. Senin 25/4/2016.

Kegiatan tahunan tersebut akan berlangsung selama enam hari, 25-30 April 2016, hadir dalam pembukaan Ratusan Kader IMM, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pemda Bone, serta tamu undangan, dengan tema Terwujudnya Instruktur Yang Profesional dan Militan dalam Mengawal Pengkaderan IMM.

Ketua Umum Pimpinan Cabang IMM  Bone, Andi Saiful Marfian, Mengatakan bahwa tujuan dari pada pelaksanaan LID Ini yaitu unyu Mempertegas peran, fungsi dan tanggung jawab instruktur dalam mengawal perkaderan Mencetak instruktur yang kompeten dan militan, Merekonstruksi pola perkaderan yang efektif dan masif dan Memformulasikan konsep perkaderan dan etika instruktur dalam mengawangi cita-cita besar ikatan.

"Melalui LID ini bisa melahirkan instruktur cabang Se-Indonesia Timur  yang lebih berkualitas dari segi keilmuan, pemahaman agama, dan perkaderan untuk mewujudkan perkaderan IMM  yang lebih unggul”, Kata Saiful, Juga ketua Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Sulsel ini.


Sementara itu, Mewakili Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bone, Muh. Yusuf, sangat menyambut dan mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap kegiatan keinstrukturan ini.

"pengkaderan formal di IMM, juga sebagai upaya penguatan paradigma gerakan IMM. Harapan output dari pengkaderan ini, kader mampu memahami gerakan pembaruan IMM dengan komprehensif. Dengan menekankan upaya kritis dan dealegtis serta mampu mentransformasikan gagasannya dalam pergerakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah kedepannya. Peningkatan Kuantitas harus berbarengan dengan Peningkatan Kualitas." Papar Yusuf.

Senada dikatakan Asisten II Pemda Bone, Andi Gunadil Ukra, Mewakili Bupati Bone, juga mengapresiasi dan meminta IMM aktif melakukan kaderisaai sebagai bentuk melawan radikalisasi kemudian aktif melakukan sosialisasi untuk memberantas pirus masyarakat seperti narkoba, Lesbian, gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
"Muhammadiah yang memiliki peran yang sangat besar atas kemerdekaan bangsa dan negara indonesia serta kelangsungan bangsa yang sampai hari ini menjadi salah satu organisasi terbesar," Jelas Andi Gunadil Ukra.

jumardi

Monday, March 21, 2016

Sebanyak 75 Personil Ikut Donor Darah HUT Ke 70 Persit


LP IMM BONE- Kegiatan Donor darah  diikuti sebanyak 75 personil,  dari Yonif 726  36 orng, Kodim 1407 14 Orang, Denpal  7 orang, Persit KCK 15 orang, dan Denpom  3 orang, , di Aula Jend Sudirman , Senin (21/3/2016)
Kegiatan tersebut dilaksanakan Untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke -70  Persit kartika candra Kirana tahun 2016.


Donor darah, Hari Ulang Tahun (HUT) ke -70  Persit kartika candra Kirana tahun 2016
Donor darah, Hari Ulang Tahun (HUT) ke -70  Persit kartika candra Kirana tahun 2016

Publish: Jumardi

Sunday, March 20, 2016

Wakil Ketua IV STKIP Muhammadiyah Bone, Sebut Jangan Sampai Mahasiswa Jadi Maling Kundang

Wakil Ketua IV STKIP Muhammadiyah Bone, Badaruddin Baso, Saat menyampaikan sambutannya, Minggu 19/3/2016 malam

LP IMM BONE- Wakil Ketua IV Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan STKIP Muhammadiyah Bone, Badaruddin Baso, Sebut Mahasiswa Jangan sampai jadi maling kundang.

Hal itu disampaikan saat sambutan di pembukaan Darul Arqam Dasar (DAD) yang di selenggerakan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) K.H Ahmad Dahlan dan Nyai Walidah, disnakers Trans, jalan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Minggu (19/3/2016) malam.

Sebagai mahasiswa harus menjaga nama baik almamater Membawa pembaharuan, bukan jadi penonton, sebagai anak dan Alumni dari Muhammadiyah harus  paham apa itu Muhammadiyah, jangan sampai kita jadi malingkundang
"Mahasiswa harus tau apa itu Muhammadiyah, Mahasiswa sebagai barometer bagaimana kemudian memberikan pemahaman masyarakat, jangan sampai kata Badaruddin, diluar sana kita ditanya masyarakat apa itu Muhammadiyah, Lhoo? kok tidak tau itu kan kita durhaka asal kita tidak tau," Kata Badaruddin Baso.

Selain itu dia juga menegaskan menganai di wajibkannya mahasiswa ikut Darul Arqam Dasar (DAD), Sebagai mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi Muhammadiyah wajib mengikuti DAD sebelum penyelesaian ahir.

"Distatu perguruan itu mahasiswa diwajibkan ikut DAD mulai semester 1-4 saja, namun kalau ada DAD selebihnya itu merupakan kebijakan dari IMM untuk bagaimana memberikan ruang kepada mahasiswa, jadi mahasiswa tidak usahlah beranggapan yang tidak-tidak kepada IMM, mereka Kok senantiasa memberikan ruang untuk DAD," Paparnya.

Untuk itu lanjut dia, Kampus tidak akan memberikan ruang bagi mahasiswa yang belum ikut DAD ketika nantinya mau selesai.
"Dilaci saya kalau tidak salah Masih ada 9 ijazah saya tahan,lantaran  beberapa mahasiswa terlanjut di yudisium lantas baru ketahuan  kalu belum mengikuti DAD," Sebutnya.

Publish: jumardi

Miris!!! Sekolah MI di Sinjai Meprihatinkan

LP IMM BONE- Miris... kata inilah yang tepat disemayatkan melihat kondisi Sekolah Madrasah ibtidaiyah Darussalihim ( MI ) Korong, di Desa Saotengah, Kecamatan Telulimpoe, Kabupaten Sinjai, kondisinya sangat memprihatinkan.

Anggaran pendidikan yang dikucurkan pemerintah tak sedikit jumlahnya kita dengar, namun fakta yang ada dilapangan, Miris... itulah kata yang tepat, melihat Bangunan sekolah ini rusak berat, sehingga apa yang terjadi ? Siswa terpaksa belajar dalam kondisi yang memprihatinkan.

Kondisi yang memprihatinkan ini, aktivitas belajar tetap berjalan demi kelangsungan regenerasi. Diketahui, Sekolah yang berada di bawah naungan Kementrian Agama ( Kemenag ) Sinjai ini, sedikitnya membina 94 siswa, dengan 14 guru, bangunan yang kondisinya sangat memprihatinkan sehingga tiga ruangan tersisa terpaksa digabung menjadi satu, Miris!!!

Dikatakan, salah satu Guru penjas, Bahtir, Disini pak kalau kelas 3 gabung dengan kelas 1, kelas 2 gabung dengan kelas 4 dan kelas 5 gabung dengan kelas 6,jadi kalau pengaturanya saling membelakangi belajar disetiap ruangan,karna 2 guru yang masuk mengajar apalagi karna tidak ada sekatnya ruangan jadi tidak bisa besar suara kalau sementara mengajar " Kata Bahtiar

Senada dikatakan Ibrahim, siswa kelas 4, menuturkan, Ruanganya sekarang Dipindahkan gurunya keruang kelas 2
"Kelasku ndak bisa di pakai lagi karna Musim hujan kalau dulu bisaji di pake belajar karna panas matahari,rusak semuami atapnya " Ujarnya.

Sementara itu Kepala Sekolah Madrasah ibtidaiyah Suardi.S.PDI, mengaku pihak sekolah sudah sering meminta bantuan untuk dilakukan rehap
"Sudah sering kami ajukan proposal bantuan, agar sekolah ini dapat bantuan rehap, tapi sampai saat ini belum terealisasi,  apalagi kata Suardi, ruangan belajar disekolah ini hanya 3 ruangan yang dipakai dari kelas 1 sampai kelas 6 "Kata Suardi.

Berharap, sekolah ini agar mendapat bantuan dari pemerintah, agar bangunan sekolah bisa ditambah supaya aktivitas belajar dapat berjalan maksimal
Apakah pemerintah masih saja menutup mata melihat regenerasi kita, menuntut pendidikan dengan kondisi yang seperti itu.

Publish: jumardi

Prajurit Korem 141/ Toddopuli Latihan Menembak

Prajurit Korem 141 Toddopuli saat latihan menembak (poto Korem 141/TP)

LP IMM, BONE-- Sejumlah prajurit Korem 141/Toddopuli dalam meningkatkan kemampuan, para prajurit tersebut latihan menembak, untuk mengasah kemampuan menembak senjata ringan

Dilansir Website Korem 141, Kasi Ops Korem 141/Tp Mayor Inf Jamet Nijo mengatakan, latihan menembak merupakan program bidang latihan, Latbakjatri juga akan dijadikan tolak ukur dari latihan menembak sebelumnya untuk memenuhi prinsip latihan dimana harus bertahap, bertingkat dan berlanjut sehingga tujuan latihan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dapat tercapai.

"Kesuksesan latihan tidak lepas dari kemampuan Prajurit dalam pemahaman teori, prosedur penembakan, tindakan pengamanan yang diterapkan, dan tentunya sarana prasarana yang mendukung," Katanya di kutip di Website  http://korem141.kodam-wirabuana.mil.id/

Dikatakan Mayor Inf Jamet Nijo, bahwa Untuk menembak senapan menggunakan sikap tiarap tersandar dengan jarak tembak 100 meter sedangkan untuk pistol dengan jarak 15 meter. Pelaksanaan menembak selama dua hari dapat diselesaikan dengan baik dan aman.
Kegiatan Mengasah Kemampuan Prajurit dengan Latihan Menembak ini dilaksanakan di LapanganTembak Lemoape Desa Lemoape kecamatan Palakka Kabupaten Bone, kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, pada hari Kamis dan Jumat (18/3/2016) lalu.

Saturday, March 19, 2016

Ini Kata Kepala Grup Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mengenai Iuran BPJS


LP IMM, BONE- Peraturan Presiden (Perpres) No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, iuran jaminan kesehatan naik dari kelas I hingga kelas III. Iuran kelas III naik dari Rp19.225 per bulan menjadi Rp30 ribu per bulan, kelas II naik dari Rp42.500 per bulan menjadi Rp51 ribu per bulan, dan kelas I naik dari Rp59.500 per bulan menjadi Rp80 ribu per bulan. Iuran baru ini mulai berlaku pada 1 April 2016.

Dilansir VIVA.co.id, Kepala Grup Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, M. Ikhsan mengatakan, ada tiga pilihan yang bisa diambil BPJS Kesehatan apabila dananya tidak cukup untuk menanggung biaya pelayanan kesehatan bagi peserta, baik di tingkat fasilitas kesehatan maupun di rumah sakit.

"Ada tiga opsi, yaitu pengurangan manfaat, penyuntikan dana, dan penyesuaian iuran," kata Ikhsan di Jakarta, Sabtu, 19 Maret 2016. 
Dia mengatakan, opsi pertama tidak mungkin diambil BPJS Kesehatan. Mereka tidak ingin manfaat yang diterima peserta, terlebih peserta dengan penyakit kronis, berkurang. "Masak orang yang selama ini dapat cuci darah, dihentikan (manfaatnya)," katanya menambahkan.

Ikhsan mengatakan, pihaknya juga tidak mengambil pilihan penyuntikan dana. Mereka merasa tidak mungkin dilakukan suntikan dana terus-menerus dari negara kepada BPJS Kesehatan. "Ketiga, penyesuaian iuran. Jadi, opsi ini yang dilakukan," kata dia.

Menurut dia, jumlah kunjungan peserta BPJS Kesehatan ke fasilitas kesehatan meningkat. Pada tahun 2014, jumlah kunjungan sebanyak 92,3 juta dan meningkat menjadi 142,9 juta kunjungan pada tahun 2015 (belum diaudit). Sementara itu, jumlah pesertanya sebanyak 130 juta orang. Sumber Viva.co.id

Komandan Korem 141 Toddopuli Berikan Ceramah Deradikalisasi Dunia Maya


LP IMM BONE- Danrem 141 Toddopuli, Kolonel Inf Mochammad Hasan memberikan ceramah  tentang deradikalisasi Nusantara dan deradikalisasi Dunia Maya kepada 130 Praja IPDN dan Pembina IPDN yang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan III di Kab. Bone Tahun 2016. Sabtu (19/3), kemarin.

Komandan Korem  141 Toddopuli, Kolonel Inf Mochammad Hasan,  mengatakan Praja IPDN adalah generasi Muda calon pemimpin bangsa, Dalam pelaksanaan tugas perlu koordinasi dan  sinkronisasi dgn aparat Koramil dan Polsek diwilayah, Agar Praja IPDN rajin belajar hingga S2 dan S3, Jangan ada lagi kekerasan antara senior dan yunior di IPDN, Bahaya terorisme dan radikalisme, cegah  simbiosis terorisme, pengaruh media sosial dan Proxy war.

Danrem menjelaskan dalam buku deradikalisasi  Nusantara bagaimana budaya nusantara, nilai luhur bangsa, pendekatan budaya dan upaya humanis yang tidak melanggar HAM dan hukum yang berbasis kesadaran dalam menghadapi kekuatan kekerasan bernama, terorisme dan radikalisasi.

Danrem menegaskan bahwa, segala upaya untuk menetralisir paham-paham radikal melalui pendekatan interdisipliner, seperti hukum, psikologi, agama, dan sosial-budaya bagi mereka yang dipengaruhi atau terekspose paham radikal dan atau prokekerasan.

"Deradikalisasi terorisme diwujudkan dengan program reorientasi motivasi, re-edukasi, resosialisasi, serta mengupayakan kesejahteraan sosial dan kesetaraan dengan masyarakat lain bagi mereka yang pernah terlibat terorisme maupun bagi simpatisan, sehingga timbul rasa nasionalisme dan mau berpartisipasi dengan baik sebagai Warga Negara Indonesia," Paparnya, Minggu (20/3/2016)

Diakhir acara Danrem menyerahkan secara simbolis buku Deradikalisasi Dunia Maya dan Deradikalisasi Nusantara kepada Bapak Suaib Ibrahim (Kasat Lat Kab) dan perwakilan Praja IPDN. Turut hadir dalam kegiatan  tersebut Kasrem 141, Para Kasi, dan Kabalakrem 141 dan Para Pasi Korem 141 Toddopuli.
Publish: jumardi